300 Lebih Perwakilan CDOB Berkumpul di Jakarta, FORKONAS Dorong Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru

Avatar photo
banner 120x600

Suara pembaharuan.net||JAKARTA — Forum Koordinasi Nasional Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru Seluruh Indonesia (FORKONAS PP DOB) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Konsolidasi Nasional di Aula Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi forum konsolidasi bagi perwakilan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) dari berbagai wilayah Indonesia untuk menyatukan langkah dalam mengawal agenda penataan dan pembentukan daerah otonomi baru.

Lebih dari 300 perwakilan CDOB diperkirakan hadir dalam forum tersebut. Mereka membawa aspirasi dari berbagai daerah yang selama ini masih menghadapi kendala dalam proses pemekaran, termasuk kebijakan moratorium pembentukan daerah otonomi baru.

Rapimnas dan Konsolidasi Nasional FORKONAS PP DOB mengusung tema “Memperkuat Sinergi CDOB dan Seluruh Stakeholder untuk Mengawal Penyusunan RPP Petada dan Desartada Tahun 2026 sebagai Pondasi Percepatan Penataan dan Pembentukan Daerah Otonomi Baru Seluruh Indonesia.”

Forum ini sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara unsur CDOB dengan berbagai pemangku kepentingan, khususnya pemerintah pusat dan kementerian terkait, dalam mengawal kebijakan penataan daerah.

Tokoh pemuda asal Manokwari, Papua Barat, Beni Nento, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengatakan agenda konsolidasi nasional memberikan respons positif bagi daerah-daerah yang selama ini memperjuangkan pembentukan daerah otonomi baru.

Menurut dia, perjuangan pemekaran daerah telah berlangsung cukup panjang sehingga diperlukan komunikasi dan sinergi yang lebih kuat antara daerah dengan seluruh pemangku kepentingan di tingkat pusat.

“Harapannya, dengan perkembangan ini komunikasi dengan semua stakeholder yang ada di pusat bisa semakin dipercepat, terutama dengan Kementerian Dalam Negeri,” ujar Beni.

Ia menilai proses pembentukan daerah otonomi baru masih membutuhkan perjuangan bersama karena sejumlah tahapan dan kebijakan masih menjadi bagian dari pembahasan pemerintah.

Beni juga menyinggung aspirasi terkait kebijakan moratorium pembentukan daerah otonomi baru. Menurutnya, percepatan pemekaran perlu dibarengi dengan pembahasan yang mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kemampuan fiskal dan kesiapan daerah.

“Ini masih dalam perjuangan. Mudah-mudahan perjuangan FORKONAS ini bisa berhasil,” katanya.

Beni menyebut salah satu daerah yang masih memperjuangkan pemekaran berada di wilayah Gorontalo. Ia berharap keberadaan forum nasional tersebut dapat membuka ruang komunikasi yang lebih intensif antara daerah, pemerintah pusat, anggota legislatif, serta pemangku kepentingan lainnya.

FORKONAS PP DOB sendiri merupakan wadah koordinasi, komunikasi, dan perjuangan bagi para pemangku kepentingan serta panitia persiapan CDOB dari berbagai wilayah di Indonesia.

Melalui Rapimnas dan Konsolidasi Nasional ini, FORKONAS PP DOB mendorong terbangunnya kesamaan langkah dalam mengawal penyusunan regulasi penataan daerah serta memperkuat kesiapan daerah dalam menghadapi peluang percepatan pembentukan daerah otonomi baru.

Konsolidasi tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi pusat dan daerah, sehingga aspirasi pembentukan daerah otonomi baru dapat dibahas secara lebih terarah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan kesiapan masing-masing daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *