Jakarta – Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Akhmad H. Abubakar, menegaskan komitmen kuat BAZNAS dalam mendukung aksi-aksi kemanusiaan lintas elemen bangsa. Hal tersebut disampaikannya dalam Press Conference Ekspedisi Dapur Kemanusiaan bersama King Abdi dan 11 Chef Nusantara, yang mengusung tema “99 Ribu Porsi Harapan untuk Sumatra”, Rabu (7/1/2026), di Gedung Graha Mental Spiritual, Jakarta.
Akhmad H. Abubakar menyampaikan bahwa kolaborasi antara lembaga zakat, komunitas, dan figur publik merupakan bentuk nyata gotong royong bangsa dalam menjawab kebutuhan kemanusiaan, khususnya bagi masyarakat terdampak bencana dan krisis pangan di wilayah Sumatra.
“Ekspedisi Dapur Kemanusiaan ini bukan sekadar kegiatan memasak dan berbagi makanan, tetapi simbol kepedulian, solidaritas, dan harapan. Melalui 99 ribu porsi yang disalurkan, kita ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita di Sumatra merasakan kehadiran negara dan kepedulian sesama,” ujar Akhmad.
Ia menegaskan, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta terus mendorong pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang tepat sasaran serta berdampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, program kemanusiaan seperti ini sejalan dengan misi BAZNAS untuk menghadirkan kebermanfaatan zakat secara nyata dan berkelanjutan.
“Zakat bukan hanya soal angka, tetapi tentang nilai kemanusiaan. Ketika zakat dikelola dengan baik dan dikolaborasikan dengan berbagai pihak, dampaknya akan jauh lebih besar dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.
Akhmad juga mengapresiasi peran King Abdi dan 11 Chef Nusantara yang turut ambil bagian dalam ekspedisi ini. Ia menilai keterlibatan para chef menjadi daya tarik tersendiri sekaligus memperkuat pesan bahwa aksi kemanusiaan dapat dilakukan oleh siapa saja, dari berbagai latar belakang profesi.
Ekspedisi dapur kemanusiaan
ini menjadi penanda dimulainya Ekspedisi Dapur Kemanusiaan yang akan bergerak menyalurkan 99 ribu porsi makanan sebagai simbol harapan, empati, dan semangat kebersamaan untuk masyarakat Sumatra.
“Kami berharap gerakan ini menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut berbagi dan peduli. Karena dari kepedulian kecil yang dilakukan bersama, akan lahir harapan besar bagi sesama,” tutup Akhmad.














