Berita  

CARS Perkuat Fundamental Bisnis dan Optimistis Hadapi Dinamika Industri Otomotif Nasional

Avatar photo
banner 120x600

 

Jakarta, 25 Juni 2026, Suara Pembaharuan.net– PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (BEI: CARS) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 dan Public Expose 2026 di Veranda Hotel Pakubuwono, Jakarta, Kamis (25/06/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Perseroan memaparkan kinerja operasional dan keuangan sepanjang tahun 2025, sekaligus menyampaikan strategi menghadapi tantangan industri otomotif nasional yang masih mengalami perlambatan selama tiga tahun terakhir.

Direktur Utama PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk, Benny Redjo Setyono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemegang saham, investor, mitra usaha, serta pelanggan yang terus memberikan kepercayaan kepada Perseroan.

“Di tengah berbagai tantangan ekonomi global maupun domestik, Perseroan tetap fokus menjaga kesehatan keuangan, memperkuat fondasi bisnis, dan melakukan berbagai langkah konsolidasi agar tetap mampu tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Benny.

Dalam RUPST, para pemegang saham menyetujui enam mata acara, antara lain pengesahan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun Buku 2025, penetapan penggunaan laba bersih sebesar Rp148,2 miliar sebagai laba ditahan, perubahan susunan pengurus Perseroan, penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk tahun buku 2026, serta perubahan alamat domisili Perseroan.

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi yang disahkan terdiri atas Paulus Toto Wicaksono sebagai Komisaris Utama, Darmawan Widjaja sebagai Komisaris, Imawan Gunadi sebagai Komisaris Independen, Benny Redjo Setyono sebagai Direktur Utama, dan Hartono Dinata sebagai Direktur.

Investor Relations CARS, Yosep, menjelaskan bahwa industri otomotif nasional masih menghadapi tekanan yang cukup berat. Penjualan kendaraan nasional yang sempat mencapai lebih dari satu juta unit pada 2023 mengalami penurunan menjadi sekitar 865 ribu unit pada 2024 dan kembali turun menjadi sekitar 803 ribu unit pada 2025.

Meski demikian, Perseroan mampu mempertahankan kinerja operasional melalui jaringan bisnis yang terintegrasi. Saat ini CARS mengoperasikan 24 dealer Toyota Nasmoco yang tersebar di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, serta 18 outlet bengkel modern yang berada di berbagai wilayah Pulau Jawa dan Bali.

“Kombinasi dealer dan layanan purnajual menjadi kekuatan utama Perseroan dalam membangun ekosistem otomotif yang terintegrasi, mulai dari penjualan kendaraan hingga layanan perawatan pelanggan,” jelas Yosep.

Sepanjang kuartal pertama 2026, volume penjualan kendaraan Perseroan tercatat sekitar 3.100 unit, dibandingkan sekitar 3.800 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya. Segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) tetap menjadi kontributor terbesar dengan porsi sekitar 57 persen, didukung model-model unggulan seperti Toyota Avanza dan Toyota Innova.

Sementara itu, segmen kendaraan elektrifikasi mulai menunjukkan pertumbuhan positif. Di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta, kendaraan hybrid telah menguasai sekitar 11 persen pasar, sedangkan kendaraan listrik murni (EV) mencapai sekitar 4 persen pada kuartal pertama 2026.

Dari sisi keuangan, Perseroan mencatat pendapatan konsolidasi sekitar Rp1,1 triliun, turun sekitar 21 persen dibandingkan periode sebelumnya. Namun berkat berbagai program efisiensi, optimalisasi margin, pengendalian biaya operasional, serta pengelolaan modal kerja yang disiplin, laba bersih hanya mengalami penurunan sekitar 4 persen menjadi Rp46 miliar.

“Penurunan pendapatan dapat kami mitigasi melalui efisiensi yang konsisten sehingga profitabilitas tetap terjaga. Selain itu, struktur keuangan Perseroan juga semakin sehat dengan liabilitas yang menurun dan ekuitas yang terus meningkat,” ujar Yosep.

Perseroan mencatat penurunan liabilitas sebesar 6 persen serta peningkatan ekuitas sebesar 4 persen menjadi Rp1,38 triliun, yang menunjukkan fundamental keuangan yang tetap solid di tengah kondisi pasar yang menantang.

Dalam sesi diskusi, Direktur Utama Benny Redjo Setyono menegaskan bahwa Perseroan akan terus memperkuat konsolidasi bisnis, menjaga kesehatan keuangan, serta melakukan investasi yang selektif untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Menurut Benny, transformasi digital menjadi salah satu fokus utama Perseroan untuk meningkatkan kualitas layanan dan menjawab perubahan perilaku konsumen, khususnya generasi muda yang semakin mengandalkan teknologi digital dalam proses pembelian dan layanan kendaraan.

“Kami percaya digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Perseroan terus memperkuat infrastruktur digital agar dapat memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik sekaligus meningkatkan efisiensi operasional,” katanya.

Terkait perkembangan kendaraan listrik, manajemen menilai strategi multi-pathway yang diterapkan Toyota merupakan pendekatan yang paling sesuai dengan kondisi Indonesia yang memiliki karakteristik geografis dan infrastruktur yang beragam.

Direktur CARS Hartono Dinata menjelaskan bahwa selain kendaraan listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV), kendaraan hybrid memiliki peluang pertumbuhan yang besar karena menawarkan efisiensi bahan bakar tanpa ketergantungan terhadap infrastruktur pengisian daya.

“Kami melihat hybrid menjadi solusi yang sangat relevan untuk pasar Indonesia saat ini. Karena itu Perseroan optimistis peluncuran model-model hybrid terbaru, termasuk New Veloz Hybrid, dapat menjadi salah satu pendorong pertumbuhan bisnis ke depan,” ujar Hartono.

Manajemen meyakini kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan pribadi masih akan tetap tinggi dalam jangka panjang. Dengan jaringan distribusi yang kuat, layanan purnajual yang luas, kondisi keuangan yang sehat, serta strategi bisnis yang adaptif terhadap perubahan industri, Perseroan optimistis dapat terus menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.

PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS) merupakan perusahaan induk yang bergerak di bidang otomotif dan pembiayaan. Melalui berbagai anak usaha, Perseroan menjalankan bisnis distribusi kendaraan Toyota melalui jaringan dealer Nasmoco, layanan purnajual, suku cadang, pembiayaan kendaraan, serta berbagai layanan pendukung otomotif lainnya di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *