Haornas 2026, PORTINA Bekasi Dorong Olahraga Tradisional Jadi Bagian Gaya Hidup Masyarakat

Avatar photo
banner 120x600

BEKASI, Suara Pembaharuan.net– Momentum Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 menjadi kesempatan untuk kembali mendorong masyarakat agar lebih aktif berolahraga, termasuk melalui pengembangan olahraga tradisional.

Ketua Persatuan Pelestari Olahraga Tradisional Indonesia (PORTINA) Kota Bekasi, Wijayanti, mengatakan olahraga tradisional memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan, tetapi juga menjadi sarana interaksi dan kebersamaan masyarakat.

“Harapannya olahraga tradisional ini semakin banyak peminatnya dan menggerakkan masyarakat untuk bisa lebih sehat, kemudian bersosialisasi, menjadi wadah untuk masyarakat,” ujar Wijayanti, Selasa (15/9/26).

Menurutnya, PORTINA terus berupaya mengenalkan kembali berbagai permainan tradisional melalui kerja sama dengan sekolah, guru olahraga, komunitas, hingga pemangku kepentingan lainnya. Upaya tersebut dilakukan agar olahraga tradisional tidak hanya muncul dalam perlombaan, tetapi menjadi bagian dari aktivitas masyarakat sehari-hari.

Wijayanti menilai momentum Haornas juga relevan dengan upaya memperluas olahraga tradisional kepada berbagai kelompok usia. Tidak hanya anak-anak, olahraga tradisional dinilai dapat dimainkan oleh kalangan pemuda hingga orang dewasa.

“Targetnya akan diperluas lagi. Kita akan berusaha menggandeng stakeholder yang ada karena olahraga tradisional ini bukan hanya kita perkenalkan kepada anak di sekolah, tetapi juga bisa dilakukan oleh pemuda maupun orang dewasa, sehingga olahraga tradisional ini tetap eksis di tengah-tengah masyarakat, menjadi bagian dari sosial kultur masyarakat,” katanya.

Di sisi lain, PORTINA Kota Bekasi juga melihat penyelenggaraan PORPROV XV Jawa Barat 2026 sebagai momentum penting untuk memperkuat ekosistem olahraga di daerah. Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 7–20 November 2026 dengan Kota Bekasi, Kota Depok, dan Kota Bogor sebagai tuan rumah. PORPROV XV menjadi ajang pembinaan dan kompetisi atlet dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat.

Bagi PORTINA, geliat olahraga menuju PORPROV dapat menjadi bagian dari upaya membangun budaya olahraga yang lebih luas di masyarakat. Semangat kompetisi dan pembinaan atlet diharapkan berjalan beriringan dengan peningkatan partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga.

“Kami berusaha bekerja sama dengan guru olahraga di setiap sekolah untuk mengaktifkan kembali permainan ataupun olahraga tradisional supaya menjadi bagian dari olahraga yang diperkenalkan kepada anak-anak dan bagian dari kegiatan yang ada di sekolah,” tutur Wijayanti.

PORPROV XV Jawa Barat 2026 sendiri menjadi bagian dari sistem pembinaan olahraga berjenjang, sekaligus wadah untuk menjaring atlet potensial menuju kompetisi tingkat nasional. Penyelenggara mencatat ajang tersebut melibatkan puluhan cabang olahraga dan lebih dari seribu nomor pertandingan.

Melalui momentum Haornas, PORTINA berharap semangat berolahraga tidak berhenti pada ajang kompetisi, tetapi berkembang menjadi kebiasaan masyarakat. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang aktif bergerak, olahraga diharapkan tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga mendukung kesehatan dan memperkuat hubungan sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *