Jakarta — Nusantara Palestina Center (NPC) secara resmi menggelar Launching Ceremony sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) dengan mengusung tema “Solid untuk Kemanusiaan, Khidmat untuk Keumatan”, bertempat di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta, Selasa (6/1/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Eksekutif LAZNAS Nusantara Palestina Center, Masri Udin, Lc., Dipl., menegaskan bahwa NPC sejak awal berdiri berkomitmen penuh bergerak di bidang kemanusiaan dan advokasi kepalestinaan sebagai jembatan amanah antara bangsa Indonesia dan Palestina.
“Kami memastikan bahwa sejak awal hingga saat ini Nusantara Palestina Center fokus bergerak di bidang kemanusiaan dan advokasi Palestina,” ujar Masri Udin dalam wawancara usai peluncuran.
Masri mengungkapkan, bahkan sebelum ditetapkan sebagai LAZNAS, NPC telah menghimpun dan menyalurkan dana kemanusiaan dalam jumlah signifikan.
“Alhamdulillah, sejak tahun 2018 bersama para donatur, sahabat setia NPC, serta mitra kolaborasi, kami telah mendistribusikan dana sekitar Rp380 miliar,” jelasnya.
Dana tersebut disalurkan melalui lima pilar program utama, yakni kesehatan, pendidikan, infrastruktur, edukasi, dan program tanggap darurat (emergency).
Salah satu fokus utama NPC adalah kepedulian terhadap anak-anak Palestina yang terdampak konflik berkepanjangan.
“Salah satu pilot project kami adalah program untuk anak-anak Palestina, yakni TK Nurani Indonesia, tempat kami mendidik anak-anak yatim dan memberikan dukungan moral agar semangat hidup mereka tetap terjaga,” ungkap Masri.
Selain itu, NPC juga secara konsisten menjalankan program yatim Palestina, dengan bantuan rutin setiap tahun kepada 1.012 anak yatim. Tidak hanya itu, NPC turut memberikan beasiswa pendidikan bagi mahasiswa dan mahasiswi kedokteran di Palestina.
“Kenapa kedokteran? Karena mereka adalah pihak yang paling dibutuhkan. Saat agresi terjadi dan korban berjatuhan, merekalah yang berada di garda terdepan memberikan pertolongan,” tegasnya.
Melalui peluncuran LAZNAS ini, Masri Udin berharap NPC dapat semakin memperkuat peran dan inovasi dalam pelayanan umat serta misi kemanusiaan global.
“Harapan saya, ke depan NPC dapat terus menjaga komitmen, semangat, dan terus berinovasi sebagai jembatan amanah antara bangsa Indonesia dan bangsa Palestina,” pungkasnya.
Sementara Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Syahrul Aidi Maazat, menambahkan Launching Ceremony Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Nusantara Palestina Center (NPC) menjadi momentum penting penguatan peran lembaga zakat dalam mendukung misi kemanusiaan, khususnya bagi rakyat Palestina.
Syahrul Aidi menegaskan apresiasinya terhadap rekam jejak NPC yang sebelumnya berkiprah sebagai non-governmental organization (NGO) dengan tata kelola keuangan yang baik dan transparan.
“Selama mereka bekerja sebagai NGO, mendapatkan WTP—wajar tanpa pengecualian—dari pemeriksaan keuangan. Ini menunjukkan akuntabilitas yang kuat,” ujar Syahrul Aidi.
Ia menilai perubahan status NPC menjadi LAZNAS akan membawa dampak signifikan, terutama dari sisi penghimpunan dan pengelolaan dana zakat yang lebih besar dan terstruktur.
“Sekarang statusnya menjadi lembaga zakat. Tentu saja nanti dananya, pengumpulannya akan lebih masif karena sebagai zakat. Dan sebagai penopang akan lebih kuat,” jelasnya.
Sebagai anggota DPR RI yang juga terlibat dalam kerja-kerja diplomasi dan kemanusiaan, Syahrul Aidi berharap LAZNAS NPC dapat terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP), dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan global.
“Kita berharap NPC sebagai salah satu mitra BKSAP bisa selalu bersinergi dan berkontribusi, tidak hanya untuk bangsa Indonesia, tetapi juga untuk rakyat Palestina,” tegasnya.
Tentang Nusantara Palestina Center (NPC)
Nusantara Palestina Center (NPC) merupakan lembaga kemanusiaan dan pendidikan yang didirikan oleh Abdillah Onim pada tahun 2018. NPC berfokus pada bantuan kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat di Palestina dan Indonesia melalui program edukasi, bantuan darurat, kesehatan, infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi.
NPC juga memiliki unit khusus Nusantara Care untuk program domestik dan kini resmi terdaftar sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS).














