Berita  

Solidaritas dan Silaturahmi, Gubernur Sherly Tjoanda Dorong UMKM Maluku Utara Tembus Pasar Nasional

Avatar photo
banner 120x600

Jakarta, 15 Februari 2026 – Himpunan Keluarga Maluku Utara (Hikmu) menggelar Bazar UMKM dan Santunan Anak Yatim bertema “Solidaritas dan Silaturahmi Menuju Maluku Utara Berdaya” di Gedung Velodrom Jakarta, Minggu (15/02/26).

Kegiatan ini menjadi ajang mempererat kebersamaan diaspora Maluku Utara di ibu kota sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi melalui penguatan UMKM.

Acara tersebut dihadiri oleh Sherly Tjoanda, Anggota DPRD DKI Jakarta Mohamad Ongen Sangadji, serta sejumlah tokoh nasional lainnya.

Dalam wawancaranya, Gubernur Sherly menyampaikan apresiasi atas inisiatif warga Maluku Utara di Jakarta yang tidak hanya menjaga silaturahmi, tetapi juga mempromosikan potensi kuliner daerah.

“Selamat datang di UMKM warga Maluku Utara yang ada di Jakarta. Di sini kita bisa memperkenalkan kuliner dan beragam makanan khas Maluku Utara,” ujarnya

Beragam kuliner khas Maluku Utara ditampilkan dalam bazar tersebut, di antaranya gohu—ikan tuna segar yang disajikan tanpa dimasak, dipadukan dengan perasan jeruk dan minyak panas, yang disebut sebagai “sushi-nya orang Maluku Utara”.

Selain itu, ada papeda berbahan dasar sagu dengan tekstur khas, aneka kue tradisional, bisang coe, hingga minuman khas air guraka.

Gubernur Sherly juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mempromosikan UMKM Maluku Utara.

Ia mengungkapkan adanya peluang kerja sama melalui event rutin bazar yang digelar Pemprov DKI setiap bulannya.

“Ke depan kita bisa berkolaborasi dengan Pemprov DKI. Biasanya ada event rutin setiap bulan untuk bazar. UMKM Maluku Utara diharapkan bisa ikut ambil tenant dan mempromosikan kuliner khas daerah,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa sinergi antar-daerah telah terjalin, termasuk kolaborasi antara Bank Maluku Maluku Utara dan Bank DKI sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi daerah.

Lebih lanjut, Sherly menegaskan bahwa target utama kegiatan ini adalah mendorong UMKM Maluku Utara untuk naik kelas.

“Pertama tentu UMKM Maluku Utara harus naik kelas. Kedua, jangan sekadar kumpul-kumpul, tapi harus bisa menghasilkan cuan. Dan yang ketiga, produk kuliner Maluku Utara harus dikenal secara nasional, dimulai dari DKI Jakarta,” tegasnya.

Selain pemberdayaan ekonomi, kegiatan ini juga diisi dengan santunan anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat gotong royong diaspora Maluku Utara.

Melalui bazar ini, Hikmu berharap solidaritas dan kekuatan ekonomi warga Maluku Utara semakin kokoh, serta mampu membawa produk-produk unggulan daerah menembus pasar nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *